Logo Tomohon Logo Tomohon
+ The Tomohon Global Community » Forum » Inside Tomohon » Environment, Agribisnis & Industry (Moderator: d2n_waljoe_free)
 Nasib Pertanian di Rurukan,..

Username: Remember Me
Password:
New Board Available!!
Software Sharing
Tampa Sharing Software-software dan Program-Program
Pages:[1]
Topic: Nasib Pertanian di Rurukan,..  (Read 194 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
June 18, 2008, 08:30:57 PM » #0
white_orchid
Moderator
*



Reputation 11
Gender: Female
Posts: 476

Offline Offline


Nasib Pertanian di Rurukan,..

Nasib Pertanian di Rurukan,..

Dari percakapan dengan beberapa orang yang bergelut di bidang ini, include my lecturer, sekarang Pertanian dirurukan sekarang mulai mengalami kerugian,..

Betapa tidak,. Cost yang petani keluarkan untuk Pestisida dan pupuk menjadi lebih besar dari sebelumnya,.

(Kalau ada orang rurukan minat konfirmasinya donk),.

Secara ilmiah itu memang wajar terjadi, karena penggunaan Pupuk buatan (seperti yang banyak petani gunakan) memiliki dampak negative terhadap kesuburan tanah.
Dalam jangka pendek, pupuk buatan memang dapat memenuhi kebutuhan hara tanaman tapi jika digunakan terus-menerus akan mengakbitkan kerusakan sturktur tanah, dan mengurangi kesuburan karena akan membunuh mikroorganisme yang ada pada tanh tersebut,..

Selain itu, Penggunaan Pestisida Buatan yang sering berlebihan juga mengganggu ekosistem yang ada,. Selain itu hama tanaman juga mengalami yang namanya resistensi, jadi semakin lama akan semakin tahan terhadap jenis pestisida yang sama.

Dirangkum dari berbagai sumber
White_O

Logged

June 18, 2008, 08:41:34 PM » #1
d2n_waljoe_free
Moderator
*



Reputation 3
Posts: 68

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

Nasib Pertanian di Rurukan,..

Dari percakapan dengan beberapa orang yang bergelut di bidang ini, include my lecturer, sekarang Pertanian dirurukan sekarang mulai mengalami kerugian,..

Betapa tidak,. Cost yang petani keluarkan untuk Pestisida dan pupuk menjadi lebih besar dari sebelumnya,.

(Kalau ada orang rurukan minat konfirmasinya donk),.

Secara ilmiah itu memang wajar terjadi, karena penggunaan Pupuk buatan (seperti yang banyak petani gunakan) memiliki dampak negative terhadap kesuburan tanah.
Dalam jangka pendek, pupuk buatan memang dapat memenuhi kebutuhan hara tanaman tapi jika digunakan terus-menerus akan mengakbitkan kerusakan sturktur tanah, dan mengurangi kesuburan karena akan membunuh mikroorganisme yang ada pada tanh tersebut,..

Selain itu, Penggunaan Pestisida Buatan yang sering berlebihan juga mengganggu ekosistem yang ada,. Selain itu hama tanaman juga mengalami yang namanya resistensi, jadi semakin lama akan semakin tahan terhadap jenis pestisida yang sama.

Dirangkum dari berbagai sumber
White_O





Memang penuh dilema. Btw, klo nda salah pernah keluar pupuk organisme (yg katanya lebih ramah lingkungan?). bagaimana perkembangannya? apa memang bisa diandalkan? atau kalah bersaing dengan pupuk kimia?
Logged
June 18, 2008, 10:32:58 PM » #2
PrincessMahawu@Bdg
Moderator
*



Reputation 15
Gender: Female
Posts: 580

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

Sebenarnya ini so dirasakan dari beberapa tahun yang lalu, bukan cuma akhir2 ini...

qta pe papa dari tahun 1990, dengan bantuan beberapa orang dari Rurukan ada menggarap ladang di sekitar jalan mo k gunung Mahawu,
gantian ba tanam kol, wortel, tomat, cai sim & jagung...
sekitar tahun 1999 so mulai dapa rasa lebe besar pengeluaran (for pupuk & bayar gaji pekerja) daripada tu keuntungan.

Akhirnya, tu tanah disewakan for para pekerja per bulan...

lama-lama dorang mengeluh dengan alasan yang sama, akhirnya sekitar tahun 2004 samua tanah di situ dijual...  Sad
sayang memang kalo so turun temurun orang Rurukan menggantungkan hidup dari berladang kong akhirnya jadi beralih ke profesi lain...
soalnya kalo dengar Rurukan, orang paling langsung asosiasikan itu dgn holtikultura...
Logged

June 24, 2008, 07:55:56 AM » #3
d2n_waljoe_free
Moderator
*



Reputation 3
Posts: 68

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

Sebenarnya ini so dirasakan dari beberapa tahun yang lalu, bukan cuma akhir2 ini...

qta pe papa dari tahun 1990, dengan bantuan beberapa orang dari Rurukan ada menggarap ladang di sekitar jalan mo k gunung Mahawu,
gantian ba tanam kol, wortel, tomat, cai sim & jagung...
sekitar tahun 1999 so mulai dapa rasa lebe besar pengeluaran (for pupuk & bayar gaji pekerja) daripada tu keuntungan.

Akhirnya, tu tanah disewakan for para pekerja per bulan...

lama-lama dorang mengeluh dengan alasan yang sama, akhirnya sekitar tahun 2004 samua tanah di situ dijual...  Sad
sayang memang kalo so turun temurun orang Rurukan menggantungkan hidup dari berladang kong akhirnya jadi beralih ke profesi lain...
soalnya kalo dengar Rurukan, orang paling langsung asosiasikan itu dgn holtikultura...


Memang sayang kalau torang nantinya jadi tamu di daerah sendiri. So itu lewat forum ini, torang boleh kse inga pa papa mama, sodara2 spy biar le so susah2 itu hidop, jangan jual2 itu tanah, krn selai bernilai kekeluargaan, itu juga bisa berupa investasi..
Logged
June 26, 2008, 05:54:18 PM » #4
BoSS
Jr. Tomohoner
***



Reputation 9
Gender: Male
Posts: 358

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

klo pupuk pestisida dapat merusak kesuburan tanah,,,qap nd ganti dnk!!???

apa dinas pertanian tidak mengetahui masalah ini???seharusnya dinas terkait harus mengetahui, agar masalah yang dihadapi para petani dapat terpecahkan!!!

 Biggrin :D Biggrin :D Biggrin :D
Logged
June 26, 2008, 06:03:17 PM » #5
val343v312
Tomohoners DJ
*



Reputation 14
Gender: Female
Posts: 569

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

klo pupuk pestisida dapat merusak kesuburan tanah,,,qap nd ganti dnk!!???

apa dinas pertanian tidak mengetahui masalah ini???seharusnya dinas terkait harus mengetahui, agar masalah yang dihadapi para petani dapat terpecahkan!!!

 Biggrin :D Biggrin :D Biggrin :D

Kyapa tu pupuk buatan n pestisida masih digunakan? karna itu yang tersedia di pasaran
Petani nda punya pilihan lain, walaupun skarang so ada yg mulai produksi pupuk n pembasmi hama organik, tapi belum familiar dengan petani dan produksinya belum dalam jumlah besar.CMIIW  Peace sign :)>-


Logged

WHAT IF I HAD NEVER TRIED
June 26, 2008, 06:30:33 PM » #6
Mizz d_forgotten_1
Tomohoners DJ
*



Reputation 12
Gender: Female
Posts: 433

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

Kyapa tu pupuk buatan n pestisida masih digunakan? karna itu yang tersedia di pasaran
Petani nda punya pilihan lain, walaupun skarang so ada yg mulai produksi pupuk n pembasmi hama organik, tapi belum familiar dengan petani dan produksinya belum dalam jumlah besar.CMIIW  Peace sign :)>-

Yupieeee..

Agar bisa menggunakan pupuk dan pembasmi hama organik,
yg bisa dilakukan adalah dgn melakukan,
latihan dan pembelajaran cara penggunaan pupuk tsb..

soalnya,
mmg sesuai fakta,
byk petani kurang familiar dgn pupuk organik, sehingga drg tetap saha memakai pupuk buatan ataupun pestisida

..

 Peace sign :)>- Peace sign :)>- Peace sign :)>-

Logged

Mizz d_forgotten_1
June 26, 2008, 06:50:13 PM » #7
just_sepay
Donatur
*



Reputation 6
Gender: Male
Posts: 520

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

kasing katu tu kondisi tanah yg terus dipasakan seperti itu, memang skarng depe hasil masih dapa lia bagus, tapi lama-lama depe tanah rusak dan nda bisa menghasilkan dengan baik lagi   Whew #:-S Whew #:-S Whew #:-S 
sama deng kentang di modoinding, skrng masih besar tapi lama-lama lebih menurun  Whew #:-S
Logged
June 27, 2008, 04:02:42 PM » #8
REUGAS
Jr. Tomohoner
*



Reputation 4
Gender: Male
Posts: 60

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

sedikit visualisasi utk daerah pertanian di rurukan

Logged
June 30, 2008, 05:43:31 PM » #9
ea_ngel
Newbie
***


Reputation 3
Posts: 39

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..

numpang lewat  Smile :) Wink
Logged
July 13, 2008, 01:43:35 PM » #10
white_orchid
Moderator
*



Reputation 11
Gender: Female
Posts: 476

Offline Offline


Re: Nasib Pertanian di Rurukan,..



Memang penuh dilema. Btw, klo nda salah pernah keluar pupuk organisme (yg katanya lebih ramah lingkungan?). bagaimana perkembangannya? apa memang bisa diandalkan? atau kalah bersaing dengan pupuk kimia?

Itu sudah ada dan sudah beredar di pasaran,..

masalahnya biasanya memang harganya sedikit lebih mahal dari harga baha-bahan buatan,..
selain itu pada awal pemakaian apalagi untuk lahan kritis, biasanya dia akan mengalami penurunan produksi yang drastis di awal treatmen, karna baru mo mulai rehabilitasi to,...
nah itu dia yang jadi masalah,.. bawaan orang minahasa/ tomohon agak tertutup dengan yang bersifat investasi (merugi dulu baru mo untung), jadi lebih cenderung ke yang instan tanpa memikirkan resiko masa depan,...

Jadi sebenarnya yang kurang hanyalah kesadaran untuk menjaga, mengaplikasikan "Suistanable Farming"
Logged

Pages: [1]
 
Jump to:  

Tomohon Time


Links
 
 
 
Recent Post
[Today at 01:32:48 AM]

[Today at 01:09:11 AM]

[Today at 12:49:46 AM]

[Today at 12:41:28 AM]

[Today at 12:03:12 AM]

[Yesterday at 10:38:47 PM]

[Yesterday at 08:29:55 PM]

[Yesterday at 06:35:27 PM]
Powered by MySQL Powered by PHP TinyPortal v0.9.8 © Bloc | Powered by SMF 1.1.5 | SMF © 2006-2007, Simple Machines LLC
SMF Directory
Valid XHTML 1.0! Valid CSS!