PDA

View Full Version : Membuat DNS Server Linux (Banyak Domain)


strezz_boyz
11-06-09, 11:08 AM
Mau membuat DNS Server di Linux? Dengan berbagai Domain yang berbeda? Mudah saja, ikuti petunjuk saya (ini sudah terbukti berjalan dengan mulus dan ngga pernah trouble…)

Prosesnya begini:

1. Interface Network card yang digunakan dipastikan sudah terkonfigurasi dengan baik (lihat file /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0)
2. Edit file konfigurasi named (named.conf, sesuaikan dengan konfigurasi Anda! (termasuk lokasinya)
3. Buat file zone untuk domain yang disebutkan (reverse dan resolv-nya)
4. Edit konfigurasi /etc/resolv.conf
5. Jalankan service named
6.Jika hasilnya adalah [OK] maka DNS Server sudah berhasil, jika hasilnya [FAILED] maka harus check error, ketikkan saja command # tail -f /var/log/messages
7.Dan jika masih error terus, bersabar dan berdoalah…

Untuk lebih jelasnya saya sertakan konfigurasi dan langkah-langkah yang saya lakukan:

Catatan: root direktori file konfigurasi saya adalah pada direktori /var/named/ (dengan lokasi ini (chroot) akan lebih aman daripada jika lokasi defaultnya pada /etc (yang sudah diketahui umum), tapi Anda perlu menyesuaikan dengan sistem Anda)

Bagian yang saya tambahkan pada file /var/named/chroot/etc/named.conf:

// ————-

// Resolve DNS

// ————-

zone “linuxer.local” IN {

type master;

file “zone/linuxer.local.zone”; //–> lokasi dan nama file zone

allow-update { key “rndckey”; };

allow-transfer { 192.168.0/26; }; //–> sesuaikan dengan netmask Anda

notify yes;

};

// ————-

// Reverse DNS

// ————-

zone “0.168.192.in-addr.arpa” IN {

type master;

file “zone/0.168.192.in-addr.arpa.zone”;

allow-update { key “rndckey”; };

allow-transfer { 192.168.0/26; };

notify yes;

};

include “/etc/named.primary.conf”; //–> menyertakan konfigurasi untuk virtual domain

Setelah itu saya membuat file dengan nama named.primary.conf yang saya letakkan pada direktori /var/named/chroot/etc yang menyatakan konfigurasi untuk virtual domain (maksud saya adalah agar memudahkan untuk menambah berapapun jumlah domain yang diinginkan):

Berikut sebagian (2 virtual domain) dari isi file /var/named/chroot/etc/named.primary.conf:

// —————————-

// Virtual domain strezz.local

// —————————-

zone “strezz.local” IN {

type master;

file “zone/strezz.local.zone”;

allow-update { key “rndckey”; };

allow-transfer { 192.168.0/26; };

notify yes;

};

// —————————-

// Virtual domain forum.local

// —————————-

zone “forum.local” IN {

type master;

file “zone/forum.local.zone”;

allow-update { key “rndckey”; };

allow-transfer { 192.168.0/26; };

notify yes;

};

Setelah saya simpan, saya buat direktori untuk file zone domain dan virtual domain pada /var/named/chroot/var/named/ dan merubah permissionnya dengan perintah:

[root@apx]# mkdir /var/named/chroot/var/named/zone

[root@apx]# chown named.named /var/named/chroot/var/named/zone

Pada direktori zone tersebut saya letakkan file zone untuk domain, salah duanya adalah:

/var/named/chroot/var/named/zone/linuxer.local.zone (untuk resolve address)

$TTL 86400

@ IN SOA ns.linuxer.local. root.linuxer.local. (

77 ; Serial

3H ; refresh

15M ; retry

1W ; expiry

1D ) ; minimum

IN NS ns.linuxer.local.

IN MX 10 mail.linuxer.local.

ns IN A 192.168.0.44

mail IN CNAME ns

www IN CNAME ns

ftp IN CNAME ns

proxy IN CNAME ns

(Setelah disimpan, rubah permission file di atas dengan menjalankan command berikut:

# chown root.named * )

/var/named/chroot/var/named/zone/0.168.192-in.addr-arpa.zone (untuk reverse address)

$TTL 86400

@ IN SOA ns.linuxer.local. root.linuxer.local. (

77 ; Serial

3H ; refresh

15M ; retry

1W ; expiry

1D ) ; minimum

IN NS ns.linuxer.local.

44 IN PTR ns.linuxer.local.

Terakhir, saya rubah file /etc/resolv.conf menjadi:

search linuxer.local

nameserver 192.168.0.44

Dan terakhir lagi, saya jalankan service named saat itu juga:

[root@apx]# /sbin/service named start

Dan saya aktifkan service named untuk runlevel 3 dan 5 dengan command:

[root@apx]# /sbin/chkconfig –levels 35 named on

Dengan demikian pada notebook saya, dengan hanya menggunakan 1 IP address saya bisa memiliki 7 domain yang berbeda (kebetulan saya bikin 7. hehe… Nanti kalau saya bikin ISP sendiri saya akan bikin ribuan domain…)

Rendy
02-11-09, 09:02 PM
waduh pak puyeng :confused:

gimana kalo dipermudah saja ? :rolleyes:

hehehe....